BANDAR LAMPUNG (alodelima.com) – Lonjakan drastis tingkat kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara dalam rilis Survei Litbang Kompas periode April–Juni 2026 mendapat apresiasi mendalam dari berbagai elemen masyarakat. Tak terkecuali dari Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah.
Berdasarkan data Litbang Kompas tahun 2026, Korps Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mencatatkan kenaikan signifikan di semua variabel dibanding tahun sebelumnya. Tingkat kepercayaan publik melesat dari 76,2% (2025) menjadi 82,4% (2026). Sementara itu, kepuasan kerja menyentuh 67,6%, dan citra positif institusi melonjak tajam ke angka 71,5%.
Merespons capaian tersebut, Bung Iqbal sapaan akrab Ketua KNPI Lampung menyampaikan pandangannya dengan penuh rasa bangga. Menurutnya, angka-angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan bukti nyata dari tetesan keringat dan kerja keras seluruh personel kepolisian di lapangan.
“Melihat angka 82,4% untuk kepercayaan publik ini, jujur membuat hati kita bangga. Kita semua tahu beberapa tahun ke belakang bukanlah masa yang mudah bagi Polri. Namun, data tahun 2026 ini berbicara jujur. Polri tidak sedang berdiam diri. Mereka mendengarkan, mereka berbenah, dan mereka bekerja dengan hati,” ujar Iqbal Ardiansyah saat ditemui di kediamannya.
Iqbal menambahkan bahwa peningkatan citra positif yang melonjak dari 64,4% menjadi 71,5% mencerminkan perubahan paradigma kepolisian yang kini jauh lebih humanis, terutama di mata generasi muda.
“Setiap angka kenaikan di survei ini adalah representasi dari rasa aman yang dirasakan seorang ibu di rumah, kenyamanan pedagang kecil di pasar, dan hadirnya rasa keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kenaikan ini adalah bukti bahwa Polri berhasil merebut kembali tempat terbaik di hati rakyat,” ungkapnya.
Meski memberikan apresiasi setinggi-tingginya, Ketua KNPI Lampung ini mengingatkan agar capaian indah ini tidak membuat institusi Polri terlena. Baginya, survei ini harus menjadi bahan bakar baru untuk terus melayani tanpa batas.
Ke depan, Iqbal menaruh harapan besar agar Polri, khususnya Polda Lampung dan jajaran di bawahnya, terus memperkuat sinergi dengan elemen pemuda dan masyarakat sipil.
”Harapan kami dari pemuda KNPI, jadikan angka 82,4% ini sebagai amanah yang sakral. Jangan pernah lelah untuk hadir sebagai pelindung yang teduh, pengayom yang tulus, dan penegak hukum yang adil tanpa pandang bulu. Kami ingin melihat Polri yang tidak hanya ditakuti karena hukumnya, tetapi dicintai karena kehadirannya di tengah kesulitan rakyat,” harap Iqbal.
Menutup pernyataannya, Iqbal menegaskan bahwa pemuda Lampung siap berdiri bersama Polri untuk menjaga kondusivitas dan mengawal transformasi kepolisian yang semakin presisi di masa depan. (Erlan)
