MESUJI (alodelima.com) – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Mesuji berhasil mengungkap kasus perburuan satwa liar dilindungi yang sempat viral di media sosial. Polisi menangkap sejumlah tersangka yang diduga kuat telah memburu seekor tapir dan mengolah dagingnya menjadi masakan rica-rica.
Kapolres Mesuji menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari penelusuran video viral yang memperlihatkan aktivitas memasak daging satwa langka tersebut. Berbekal informasi digital tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi dan meringkus para pelaku.
Kronologi dan Modus Pelaku
Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif, para tersangka mengakui seluruh perbuatannya. Berikut adalah poin-poin utama dari pemeriksaan polisi:
- Lokasi Perburuan: Pelaku memburu tapir di dalam kawasan hutan wilayah Mesuji.
- Pemanfaatan Daging: Hewan malang tersebut disembelih, dipotong-potong, dan dimasak menjadi hidangan rica-rica.
- Tujuan: Daging olahan satwa dilindungi tersebut dikonsumsi secara bersama-sama oleh kelompok pelaku.
Ancaman Hukum Serius
Pihak kepolisian menegaskan bahwa tapir (Tapirus indicus) merupakan satwa yang dilindungi ketat oleh undang-undang. Segala bentuk perburuan, kepemilikan, perdagangan, hingga pengolahan bagian tubuh satwa tersebut adalah tindakan pidana berat.
Saat ini, para tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Mesuji untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, yang membawa ancaman hukuman pidana penjara serta denda yang besar.
Imbauan Jaga Ekosistem
Menanggapi peristiwa ini, Polres Mesuji mengimbau keras seluruh lapisan masyarakat untuk menghentikan segala aktivitas perburuan liar, khususnya terhadap satwa yang terancam punah. Tindakan tidak bertanggung jawab ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga merusak rantai makanan dan mengganggu keseimbangan ekosistem hutan Lampung. Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat luas akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan.
